Pentingnya Membaca Polis Asuransi
Polis asuransi biasanya telah disiapkan oleh perusahaan asuransi agar lebih praktis. Polis yang dibuat dan dicetak oleh perusahaan asuransi biasanya mempunyai kecendrungan untuk menguntungkan perusahaan asuransi, meskipun pemerintah telah berupaya agar hal-hal yang merugikan bertanggung semacam itu dapat dihilangkan. Berdasarkan hal tersebut, maka tugas calon pemegang polis atau nasabah adalah membaca dengan teliti semua ketentuan yang diatur dalam polis dan apabila ada hal-hal yang meragukan agar ditanyakan kepada perusahaan asuransi atau agennya.
Demikian halnya jika ada hal-hal yang merugikan, agar kemudian meminta kepada perusahaan asuransi untuk dihapuskan atau dicoret dan bila perlu ditambah klosula lain yang akan melindunginya. Polis dianggap sebagai kontrak asuransi sehingga polis harus memuat keterangan yang lengkap mengenai pokok-pokok perjanjian oleh kedua belah pihak, yakni mengenai hak dan kewajiban masing-masing dalam perjanjian. Polis asuransi yang dipakai sekarang ini pada umumnya adalah polis standard dan sebagian pokok-pokok perjanjian telah ditulis pada polis yang bersangkutan.
Jika dalam pokok-pokok perjanjian itu ada hal-hal yang tidak dikehendaki dapat dicoret atau dihapuskan. Ada baiknya calon nasabah yang berniat membeli asuransi untuk mempelajari terlebih dahulu polis standar tersebut. Dalam dunia asuransi dianut suatu pedoman cara membaca dan mengartikan polis apabila ada kata-kata atau klosula yang saling bertentangan sebagai berikut ini :
Demikian halnya jika ada hal-hal yang merugikan, agar kemudian meminta kepada perusahaan asuransi untuk dihapuskan atau dicoret dan bila perlu ditambah klosula lain yang akan melindunginya. Polis dianggap sebagai kontrak asuransi sehingga polis harus memuat keterangan yang lengkap mengenai pokok-pokok perjanjian oleh kedua belah pihak, yakni mengenai hak dan kewajiban masing-masing dalam perjanjian. Polis asuransi yang dipakai sekarang ini pada umumnya adalah polis standard dan sebagian pokok-pokok perjanjian telah ditulis pada polis yang bersangkutan.
Jika dalam pokok-pokok perjanjian itu ada hal-hal yang tidak dikehendaki dapat dicoret atau dihapuskan. Ada baiknya calon nasabah yang berniat membeli asuransi untuk mempelajari terlebih dahulu polis standar tersebut. Dalam dunia asuransi dianut suatu pedoman cara membaca dan mengartikan polis apabila ada kata-kata atau klosula yang saling bertentangan sebagai berikut ini :
- Cetakan tambahan dalam polis yang umumnya dicetak miring akan mengalahkan ketentuan yang dicetak sebelumnya. Dengan demikian jika ada pertentangan di antara kata-kata itu maka cetakan tambahan yang miring yang akan berlaku dan diberlakukan.
- Klosula-klosula yang dilekatkan dalam polis berupa persyaratan tambahan akan mengalahkan kata-kata yang dicetak miring sebagaimana telah disebutkan di atas.
- Tambahan-tambahan keterangan yang diektik akan mengalahkan ketentuan pada butir 1 dan 2.
- Tambahan ketentuan perjanjian yang ditulis dengan tangan akan mengalahkan semua ketentuan perjanjian lainnya pada butir 1, 2, dan 3.
- Tambahan keterangan dengan endorsement akan mengalahkan semua ketentuan pada butir 1 sampai 4.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar