Blog ini dipersembahkan untuk Ayahanda tercinta yaitu H.MU.Suwendi, FSAI, FLMI, MBA

Senin, 28 September 2015



Asuransi Jiwa Terbaik untuk Proteksi Masa Depan Anda

Kurangnya pemahaman masyarakat Indonesia akan pentingnya asuransi jiwa sebagai proteksi masa depan tentunya sebuah ironi tersendiri dalam perkembangan asuransi di Indonesia. Sedialah payung sebelum hujan, seperti itulah prinsip asuransi jiwa secara umum. Asuransi jiwa dapat memberikan proteksi keuangan pada sebuah keluarga apabila terjadi hal-hal yang diluar perkiraan seperti kematian, dll.
Asuransi jiwa merupakan sebuah perjanjian diantara perusahaan asuransi dengan tertanggung, manfaat atau klaim asuransi jiwa akan dibayar perusahaan asuransi untuk diserahkan kepada penerima manfaat apabila tertanggung mengalami kematian.
Kenapa asuransi jiwa terbaik untuk proteksi masa depan Anda? Karena asuransi jiwa memiliki beberapa keuntungan, diantaranya sebagai berikut: apabila premi asuransi jiwa dibayar secara rutin dan teratur maka Anda akan mendapatkan proteksi secara menyeluruh, satu paket sampai dengan meninggal atau wafat.
Asuransi Jiwa Terbaik untuk Proteksi Masa Depan Anda
Asuransi Jiwa Terbaik untuk Proteksi Masa Depan Anda
Asuransi jiwa memberikan perlindungan efektif pada finansial sebuah keluarga sehingga meskipun kepala keluarga tersebut meninggal, keluarga masih bisa hidup mandiri. Asuransi jiwa dapat membantu perbaikan kondisi ekonomi keluarga sepeninggal kepala keluarga.
Asuransi jiwa juga dapat dikatakan sebagai bentuk usaha untuk mengurangi resiko kerugian apabila sewaktu-waktu Anda mendapatkan musibah. Asuransi merupakan bentuk pengalihan resiko kerugian sehingga sekali lagi asuransi jiwa berfungsi sebagai proteksi masa depan Anda.
Dengan memiliki asuransi jiwa Anda tidak perlu direpotkan lagi dengan urusan-urusan yang berkaitan dengan biaya-biaya yang keluar karena Anda mengalami kecelakaan atau musibah lainnya. Asuransi jiwa ternyata juga membuat Anda tidak perlu mengutak-atik tabungan atau investasi yang tengah Anda lakukan karena asuransi telah memproteksi dan menjamin semuanya.
Sebenarnya ada banyak macam proteksi yang bisa diberikan oleh asuransi jiwa tergantung premi asuransi yang dibayar. Jadi semakin besar dan tinggi premi asuransi jiwa Anda maka semakin banyak pula proteksi yang diberikan oleh asuransi jiwa.
Ada baiknya jika Anda segera memiliki asuransi jiwa karena tidak ada yang tahu apa yang akan menimpa dan terjadi pada Anda di masa depan. Asuransi jiwa dapat membantu Anda dalam menjamin kehidupan Anda mendatang.
Alangkah baiknya jika Anda segera memulai program asuransi jiwa sedini mungkin bahkan kalau perlu sewaktu Anda masih muda. Manfaat perlindungan keuangan yang didapat akan lebih besar jika Anda memulai program asuransi jiwa sejak dini.
Saat  ini sudah banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang memiliki kredibilitas dan profesionalisme dalam pelayanan asuransi. Sehingga mempermudah Anda untuk menemukan dan membeli produk asuransi jiwa.
Mulai dari sekarang, jika ada sales agen asuransi yang menawarkan produk asuransi, jangan buru-buru Anda tutup pintu rumah Anda. Karena Anda berkemungkinan memiliki masa depan yang lebih baik lagi jika Anda membuka pintu rumah lebih lebar. Asuransi jiwa solusi proteksi terbaik bagi masa depan Anda.

Selasa, 22 September 2015

Mengenal Istilah-istilah Dalam Asuransi

Mengenal Istilah-istilah Dalam Asuransi

Mengenal Istilah-istilah Dalam Asuransi
Istilah-istilah dalam asuransi memiliki makna tersendiri yang sulit dipahami oleh masyarakat awam. Penjelasan berikut ini setidaknya memberikan sedikit gambaran mengenai istilah-istilah dalam asuransi yang mungkin dapat di intreprestasikan berbeda antar perusahaan asuransi :

1. Agen
Agen merupakan orang-orang yang terikat dengan perusahaan asuransi yang tertindak untuk mencari nasabah, merundingkan ketentuan polis, dan melayani para pemegang polis.


2. Anuitas
Anuitas merupakan serangkaian pembayaran periodic yang diberikan perusahaan asuransi kepada pemegang polis anuitas. Anuitas adalah sebutan untuk orang yang usianya dipakai sebagai patokan dalam perhitungan manfaat polis anuitas.


Mengenal Istilah-istilah Dalam Asuransi
 
3. Aktuaris
Sebutan untuk orang-orang yang secara profesional telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek teknis asuransi. Aktuaris mempunyai tanggung jawab untuk memperkirakan berapa besaran dana yang diperlukan dalam bentuk premi atau iuran pensiun untuk pembayaran jangka panjang. Aktuaria adalah unit kerja tempat para aktuaris bekerja.


4. Bancassurance
Bancassurance adalah metode distribusi penjualan asuransi dengan menggunakan bank sebagai penyalur yang pada umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran. Bancassurance juga mengacu pada perpaduan layanan perbankan dan asuransi dalam satu tempat.


5. Bancatafakul
Bancatafakul adalah sebuah metode distribusi asuransi syariah yang menggunakan bank syariah sebagai penyalur. Metode ini pada umumnya menggunakan nasabah bank sebagai target pemasaran.


6. Proposal
Proposal dalam istilah asuransi adalah penjelasan-penjelasan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi mengenai manfaat uang pertanggungan yang dijamin dalam program asuransi kumpulan. Proposal biasanya ditawarkan untuk masing-masing peserta bersama dengan besaran premi dan syarat-syarta pokok pertanggungan. Proposal asuransi kumpulan sering disebut sebagai quotation.


7. Polis
Polis adalah perjanjian asuransi antara penanggung dengan pemegang polis serta dokumen lain yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan perjanjian asuransi tersebut. Polis asuransi sering pula disebut sebagai kontrak polis.


8. Ketentuan Polis
Ketentuan Polis adalah pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam polis asuransi,di dalamnya menerangkan tata cara dan syarat-syarat kontak pertanggungan asuransi.


9. Premi
Premi asuransi adalah sejumlah uang sebagaimana tercantum dalam polis yang disetujui oleh pemegang polis untuk dibayarkan kepada perushaan asuransi sesuai dengan perjanjian agar polis tetap aktif. Premi pertama, premi lanjutan, premi perpanjangan, dan premi perubahan polis merupakan jenis-jenis premi.


10. Risiko
Risiko dalam istilah asuransi adalah kerugian yang dapat terjadi oleh individu yang dipertanggungkan.


11. Komisi
Komisi dalam istilah asuransi diartikan sebagai bagian dari premi yang kemudian dibayarkan kepada agen atau tenaga penjual lainnya sebagai balas jasa dalam mendapatkan dan melayani polis.


12. Klaim
Klaim dalam istilah asuransi diartikan sebagai permintaan atau tuntunan pembayaran manfaat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam polis asuransi.


13. Lapse
Lapse dalam istilah asuransi diartikan sebagai pembatalan atau penghentian masa efektif polis karena premi tidak dibayarkan setelah melewatimasa tenggang.


14. Tanggungan
Tanggungan dalam istilah asuransi adalah seorang suami, istri, anak, atau anggota keluarga lain yang sah tercantum dalam polis.


15. Tertanggung
Tertanggung dalam istilah asuransi adalah orang atau sekelompok orang yang resikonya dipertanggungkan dalam kontrak asuransi.


16. Uang pertanggungan
Uang pertanggungan dalam asuransi adalah sejumlah uang yang menjadi kewajiban perusahaan asuransi untuk mengganti semua ataupun sebagian kerugian keuangan yang terjadi pada tertanggung sebagaimana disebutkan dalam polis.


17. Term Insurance atau Asuransi Berjangka
Asuransi berjangka adalah polis asuransi dengan masa pertanggungan tertentu atau tidak seumur hidup.


18. Whole Life Insurance atau Asuransi Seumur Hidup
Asuransi seumur hidup adalah polis asuransi jiwa yang memberikan pertanggungan seumur hidup, asuransi ini sering disebut sebagai asuransi permanen.


19. Masa Tenggang
Masa Tenggang dalam asuransi adalah periode waktu setelah tanggal jatuh tempo premi lanjutan, yang mana premi masih dapat dibayarkan tanpa dikenai bunga sedang pertanggungan masih in force (status di mana polis asuransi aktif dan mengikat secara hukum). Masa tenggang ini bervariasi tergantung pada jenis polis dan tahapan pembayaran.


20. Masa Tunggu
Masa Tunggu dalam asuransi adalah periode tertentu setelah polis diterbitkan, yang mana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Masa tunggu ini lamanya adalah enam bulan hingga dua tahun dan hanya berlaku untuk biaya kesehatan karena penyakit bukan karena kecelakaan.

Pentingnya Meninjau Polis Asuransi



Pentingnya Meninjau Polis Asuransi

Sebelum Anda mempelajari bagaimana caranya membaca polis asuransi, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai polis dan tinjauan-tinjauannya. Banyak pembeli asuransi baru sering tidak sadar mengenai asuransi dan segala aturan-aturannya. Akibatnya tidak jarang pembeli asuransi baru dicurangi oleh perusahaan asuransi lewat polis. (Baca: Pentingnya Membaca Polis Asuransi)
Informasi mengenai polis asuransi  berikut ini menawarkan beberapa tips dasar untuk mengetahui dan meninjau setiap polis asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi :
Pentingnya Meninjau Polis Asuransi
Pentingnya Meninjau Polis Asuransi
1. Perusahaan Asuransi
Perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi harus jelas keberadaannya, kompetensinya, dan yang paling penting dapat dipertanggungjawabkan. Siapa perusahaan yang menyediakan asuransi? Telusurilah alamat yang dapat dihubungi, atau informasi tentang agen asuransi Anda. Ini dilakukan agar meminimalisir tindak penipuan oleh perusahaan asuransi palsu yang mencoba menawarkan produk-produknya pada Anda. Usahakan juga untuk selalu menggunakan perusahaan asuransi yang jelas track record-nya. Jadi, jika sewaktu-waktu terjadi kritis, perusahaan bisa mengatasinya sehinggan jaminan dan investasi Anda aman.

2. Kebijakan
Jika Anda meninjau atau meringkas suatu polis asuransi jiwa, cari tahulah sebelumnya termasuk jenis asuransi apa yang sedang ditawarkan pada Anda. Peninjauan ini berlaku pada segala macam asuransi seperti asuransi kesehatan, asuransi kejiwaan, asuransi perawatan jangka panjang, asuransi kecacatan, asuransi property dan kebakaran, atau asuransi mobil. Peninjauan yang demikian akan memperkecil kerugian yang mungkin Anda dapat jika tidak diteliti dalam membaca polis asuransi.

3. Nomor Polis
No polis ibarat sebuah nomor anggota yang tertera dalam perusahaan asuransi. Anda sebagai seorang pembeli akan selalu membutuhkan nomor polis ketika Anda menelpon dan bertanya mengenai polis asuransi.

4. Biaya Premi 
Biaya premi adalah biaya yang harus Anda bayarkan kepada perusahaan asuransi. Biaya premi biasanya ditentukan oleh pihak perusahaan asuransi sesuai dengan produk yang Anda inginkan. Namun Anda bisa menyesuaikan biaya premi dengan produk-produk yang diinginkan karena makin banyak jenisnya. Teliti selalu berapa besaran premi yang Anda bayarkan dan seberapa sering Anda membayar premi tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan jika sewaktu-waktu perusahaan asuransi menagih uang premi Anda yang belum terbayar. Dalam kasus polis asuransi seumur hidup, kebijakan bisa disetorkan tertanggung pada Anda.

5. Tanggal Penerbitan
Tanggal penerbitan penting untuk mengetahui secara pasti tanggal polis asuransi diterbitkan. Terutama sekali ketika membahas asuransi jiwa, asuransi berjangka yang memiliki tanggal kadaluwarsa. Sedangkan asuransi permanen akan memiliki muatan penyerahan yang mungkin berlaku jika Anda membatalkan kebijakan dalam lima sampai dua puluh tahun pertama.

6. Tertanggung
Siapa yang akan menerima manfaat dari asuransi yang Anda beli? Apakah pasangan Anda atau anak-anak Anda? Setelah Anda memahami komponen dasar ini, Anda dapat meninjau rincian polis asuransi.

Pentingnya Membaca Polis Asuransi



Pentingnya Membaca Polis Asuransi

Polis asuransi biasanya telah disiapkan oleh perusahaan asuransi agar lebih praktis. Polis yang dibuat dan dicetak oleh perusahaan asuransi biasanya mempunyai kecendrungan untuk menguntungkan perusahaan asuransi, meskipun pemerintah telah berupaya agar hal-hal yang merugikan bertanggung semacam itu dapat dihilangkan. Berdasarkan hal tersebut, maka tugas calon pemegang polis atau nasabah adalah membaca dengan teliti semua ketentuan yang diatur dalam polis dan apabila ada hal-hal yang meragukan agar ditanyakan kepada perusahaan asuransi atau agennya.
Demikian halnya jika ada hal-hal yang merugikan, agar kemudian meminta kepada perusahaan asuransi untuk dihapuskan atau dicoret dan bila perlu ditambah klosula lain yang akan melindunginya. Polis dianggap sebagai kontrak asuransi sehingga polis harus memuat keterangan yang lengkap mengenai pokok-pokok perjanjian oleh kedua belah pihak, yakni mengenai hak dan kewajiban masing-masing dalam perjanjian. Polis asuransi yang dipakai sekarang ini pada umumnya adalah polis standard dan sebagian pokok-pokok perjanjian telah ditulis pada polis yang bersangkutan.
Pentingnya Membaca Polis Asuransi
Pentingnya Membaca Polis Asuransi
Jika dalam pokok-pokok perjanjian itu ada hal-hal yang tidak dikehendaki dapat dicoret atau dihapuskan. Ada baiknya calon nasabah yang berniat membeli asuransi untuk mempelajari terlebih dahulu polis standar tersebut. Dalam dunia asuransi dianut suatu pedoman cara membaca dan mengartikan polis apabila ada kata-kata atau klosula yang saling bertentangan sebagai berikut ini :
  1. Cetakan tambahan dalam polis yang umumnya dicetak miring akan mengalahkan ketentuan yang dicetak sebelumnya. Dengan demikian jika ada pertentangan di antara kata-kata itu maka cetakan tambahan yang miring yang akan berlaku dan diberlakukan.
  2. Klosula-klosula yang dilekatkan dalam polis berupa persyaratan tambahan akan mengalahkan kata-kata yang dicetak miring sebagaimana telah disebutkan di atas.
  3. Tambahan-tambahan keterangan yang diektik akan mengalahkan ketentuan pada butir 1 dan 2.
  4. Tambahan ketentuan perjanjian yang ditulis dengan tangan akan mengalahkan semua ketentuan perjanjian lainnya pada butir 1, 2, dan 3.
  5. Tambahan keterangan dengan endorsement akan mengalahkan semua ketentuan pada butir 1 sampai 4.
Dengan demikian jika ada pertentangan di antara ketentuan perjanjian asuransi maka yang terkuat yang harus diberlakukan adalah endorsement, tulisan tangan, ketikan, disusul dengan klosula yang ditempel atau di stempel, dan yang terakhir adalah sebagaimana yang tercetak dalam polis itu sendiri. Dan biasanya ada beberapa hal yang di cetak tegak dan dicetak miring maka yang dicetak miring itulah yang lebih kuat.

Prosedur Klaim Asuransi dan Macam Pembayarannya



Prosedur Klaim Asuransi dan Macam Pembayarannya

Dalam mengadakan sebuah perjanjian asuransi sebenarnya ada dua belah pihak yang dituntut untuk mempunyai itikad baik. Dengan itikad baik pelaksanaan perjanjian asuransi hampir dapat dipastikan akan berjalan dengan lancar.
Jika peristiwa atau risiko yang diperjanjikan dalam polis asuransi terjadi maka tertanggung atau pemegang polis atau pihak yang ditunjuk untuk menerima manfaat melapor ke perusahaan asuransi yang bersangkutan. Laporan dapat dilakukan melalui surat ataupun dengan cara lisan ke customer service bagian klaim. Setelah menerima laporan, unit klaim akan memeriksa arsip-arsip untuk melihat apakah premi asuransi telah dilunasi dan kondisi-kondisi lainnya. (Baca juga: Tips Cara Prosedur Klaim Asuransi Jiwa)
Dalam asuransi kerugian biasanya akan diteruskan dengan peninjauan lokasi dan peninjauan dokumen-dokumen pendukung. Dokumen yang diperlukan untuk mengajukan klaim biasanya bervariasi, tergantung pada jenis asuransi yang akan ditutup.
Perlu diketahui adalah pembayaran klaim asuransi ada berbagai macam. Pertama adalah pembayaran klaim murni, yakni pembayaran klaim karena klaim tersebut telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan sebagaimana dilampiri dengan dokumen pendukung yang lengkap.

Prosedur Klaim Asuransi dan Macam Pembayarannya
 
Pembayaran klaim kedua disebut sebagai pembayaran klaim exgratia, yakni pembayaran klaim atas suatu risiko yang telah dijamin dalam polis. Namun berdasarkan kondisi yang tercantum dalam polis sebenarnya kurang memenuhi persyaratan teknis yang diperlukan. Pembayaran klaim tetap dilakukan mengingat adanya hubungan baik, tetapi dalam jumlah yang tidak sepenuhnya.
Pembayaran klaim lain disebut sebagai pembayaran klaim kompromis, yakni pembayaran klaim yang besarnya didasarkan pada kesepakatan para pihak yang bersangkutan karena terdapatnya perbedaan penafsiran teknis atas kerugian yang terjadi.

Macam-Macam Produk Asuransi Jiwa Yang Perlu Anda Ketahui



Macam-Macam Produk Asuransi Jiwa Yang Perlu Anda Ketahui

Hari demi hari, seiring perkemabanan waktu pemahaman masyarakat akan pentingnya asuransi terutama asuransi jiwa semakin meningkat. Pengetahuan masyarakat akan manfaat dari asuransi jiwa tersebut, membuat mereka berpikir bahwa dengan mengikuti program asuransi, mereka akan bisa memproteksi diri mereka sendiri dan juga keluarganya untuk masa depan mereka sendiri. Nah, sebelum Anda membeli produk asuransi jiwa, Anda perlu sebelumnya mengetahui akan produk itu sendiri, bukan?
Produk asuransi jiwa dapat dikelompakkan menjadi asuransi kesehatan, asuransi pensiun dan asuransi pendidikan. Untuk lebih detailnya, di bawah ini Anda akan mengetahui detail dari macam-macam produk asuransi jiwa:

Macam-macam produk asuransi jiwa
Macam-macam produk asuransi jiwa
 
Produk Asuransi jiwa murni
Produk asuransi jiwa murni dibagi menjadi 2 jenis, yaitu asuransi berjangka yang dikenal dengan nama term life insurance dan wholes life insurance. Kedua jenis produk asuransi ini menawarkan kepada Anda premi termurah. Mengapa termurah? Karena produk asuransi jiwa ini hanya memberi manfaat kematian dan nilai tunai (wholes life insurance). Besarnya tanggungan yang diperoleh tergantung dari besarnya premi yang Anda bayarkan dan jangka waktu premi.


Produk Asuransi kesehatan
Dengan membeli produk asuransi kesehatan ini, Anda akan memperoleh tanggungan biaya berobat jalan ataupun rawat inap. Besarnya tanggungan yang Anda peroleh, ini tentunya tergantung dari besarnya premi yang Anda bayarkan. Jadi sebelum membeli produk asuransi kesehatan ini, baca lebih teliti dan detail apa saja yang Anda akan diterima apabila Anda mengalami gangguan kesehatan. Hal ini juga tergantung pada masing-masing perusahaan asuransi yang tentunya memiliki produk yang berbeda-beda pula.


Produk Asuransi pendidikan
Produk asuransi pendidikan memberikan perlindungan kepada sang pemberi nafkah sekaligus memberikan jaminan dana atau keuangan pada waktu tertentu sehinggan Anda bisa memenuhi kebutuhan pendidikan anak Anda. Besarnya dana yang anda peroleh tergantung dari besarnya premi yang Anda bayarkan dan usia dari tertanggung.
Produk ini memberikan jaminan yang pasti untuk biaya pendidikan anak tanpa dipengaruhi oleh hasil investasi dan besarnya suku bunga yang fluktuatif.


Produk Asuransi pensiun
Produk asuransi pensiun memberikan jaminan berupa dana yang Anda akan terima pada waktu yang ditentukan. Dana yang Anda peroleh nantinya tentunnya tergantung dari besarnya premi dan waktu dari asuransi tersebut.


Produk Asuransi unit link
Produk asuransi unit link ini merupakan kombinasi dari asuransi term life, asuransi kesehatan dan investasi. Anda harus benar-benar mengerti sebelum membeli produk ini karena perlu dipelajari secara cermat dan lebih detail untuk memberikan keuntungan kepada Anda.

Asuransi



Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.
Istilah "diasuransikan" biasanya merujuk pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.
 

Asuransi dalam Undang-Undang No. 2 Th 1992

Asuransi dalam Undang-Undang No. 2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.
Badan yang menyalurkan risiko disebut "tertanggung", dan badan yang menerima risiko disebut "penanggung". Perjanjian antara kedua badan ini disebut kebijakan: ini adalah sebuah kontrak legal yang menjelaskan setiap istilah dan kondisi yang dilindungi. Biaya yang dibayar oleh "tertanggung" kepada "penanggung" untuk risiko yang ditanggung disebut "premi". Ini biasanya ditentukan oleh "penanggung" untuk dana yang bisa diklaim di masa depan, biaya administratif, dan keuntungan.
Contohnya: seorang pasangan membeli rumah seharga Rp100 juta. Mengetahui bahwa kehilangan rumah mereka akan membawa mereka kepada kehancuran finansial, mereka mengambil perlindungan asuransi dalam bentuk kebijakan kepemilikan rumah. Kebijakan tersebut akan membayar penggantian atau perbaikan rumah mereka bila terjadi bencana. Perusahaan asuransi mengenai mereka premi sebesar Rp1 juta per tahun. Risiko kehilangan rumah telah disalurkan dari pemilik rumah ke perusahaan asuransi.

Asuransi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD)

Definisi Asuransi menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), tentang asuransi atau pertanggungan seumurnya, Bab 9, Pasal 246:
"Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.”

Penanggung menggunakan ilmu aktuaria

Penanggung menggunakan ilmu aktuaria untuk menghitung risiko yang mereka perkirakan. Ilmu aktuaria menggunakan matematika, terutama statistika dan probabilitas, yang dapat digunakan untuk melindungi risiko untuk memperkirakan klaim di kemudian hari dengan ketepatan yang dapat diandalkan.
Contohnya, banyak orang membeli kebijakan asuransi kepemilikan rumah dan kemudian mereka membayar premi kepada perusahaan asuransi. Bila kehilangan yang dilindungi terjadi, penanggung harus membayar klaim. Bagi beberapa tertanggung, keuntungan asuransi yang mereka terima jauh lebih besar dari uang yang mereka telah bayarkan kepada penanggung. Lainnya mungkin tidak membuat klaim. Kalau dirata-ratakan dari seluruh kebijakan yang dijual, total klaim yang dibayar keluar lebih rendah dibanding total premi yang dibayar kepada tertanggung, dengan perbedaannya adalah biaya dan keuntungan.

keuntungan perusahaan asuransi

Perusahaan asuransi juga mendapatkan keuntungan investasi. Ini diperoleh dari investasi premi yang diterima sampai mereka harus membayar klaim. Uang ini disebut "float".[butuh rujukan] Penanggung bisa mendapatkan keuntungan atau kerugian dari harga perubahan float dan juga suku bunga atau deviden di float. Di Amerika Serikat, kehilangan properti dan kematian yang tercatat oleh perusahaan asuransi adalah US$142,3 miliar dalam waktu lima tahun yang berakhir pada 2003. Tetapi keuntungan total di periode yang sama adalah US$68,4 miliar, sebagai hasil dari float.

Prinsip dasar asuransi

Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasar yang harus dipenuhi, yaitu:
*Insurable interest Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.
*Utmost good faith Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah: si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas objek atau kepentingan yang dipertanggungkan.
*Proximate cause Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.
*Indemnity Suatu mekanisme di mana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).
*Subrogation Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.
*Contribution Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

Penolakan asuransi

Beberapa orang menganggap asuransi sebagai suatu bentuk taruhan yang berlaku selama periode kebijakan. Perusahaan asuransi bertaruh bahwa properti pembeli tidak akan hilang ketika pembeli membayarkan uangnya. Perbedaan di biaya yang dibayar kepada perusahaan asuransi melawan dengan jumlah yang dapat mereka terima bila kecelakaan terjadi hampir sama dengan bila seseorang bertaruh di balap kuda (misalnya, 10 banding 1). Karena alasan ini, beberapa kelompok agama termasuk Amish menghindari asuransi dan bergantung kepada dukungan yang diterima oleh komunitas mereka ketika bencana terjadi. Di komunitas yang hubungan erat dan mendukung di mana orang-orangnya dapat saling membantu untuk membangun kembali properti yang hilang, rencana ini dapat bekerja. Kebanyakan masyarakat tidak dapat secara efektif mendukung sistem seperti di atas dan sistem ini tidak akan bekerja untuk risiko besar.[

Manfaat Berasuransi





Kebutuhan, jenis, dan jumlah asuransi atau perlindungan seseorang bergantung pada umur, asset, pendapatan, lamanya perlindungan, dan kebutuhan lainnya. 
Asuransi pada dasarnya adalah cara yang mudah untuk mengganti penghasilan orang yang kehilangan penghasilan. 


Asuransi jiwa mengganti pendapatan yang hilang pada saat kematian atau seseorang tidak mampu bekerja secara penuh. Asuransi kesehatan digunakan untuk menutup biaya obat-obatan. Asuransi kerugian, seperti asuransi property, membayar kehilangan yang disebabkan oleh pencurian, kebakaran, dan kecelakaan. Dengan berbagai macam jenis asuransi di pasar, sejumlah keputusan dan perhitungan harus dibuat untuk memilih jenis asuransi yang benar.


Ada delapan manfaat apabila kita menjadi peserta asuransi, adalah sebagai berikut :

1. Memberikan rasa aman dan perlindungan.
Memberikan rasa aman dan perlindungan artinya, dengan memiliki polis asuransi, tertanggung akan terhindar dari kemungkinan timbul risiko kerugian di kemudian hari dan menjadi tenang jiwanya karena objek yang diasuransikan dijamin oleh penanggung.


2. Pendistributian biaya dan manfaat yang lebih adil.
Pendistributian biaya dan manfaat yang lebih adil artinya, semakin besar kemungkinan terjadinya risiko kerugian timbul, semakin besar pula premi pertanggungannya.


3.  Memberi Kepastian
Memberi kepastian artinya, merupakan manfaat utama asuransi karena pada dasarnya asuransi berusaha untuk mengurangi konsekuensi yang tidak pasti dari suatu keadaan yang merugikan (peril), yang sudah diperkirakan sebelumnya sehingga biaya atau akibat finansial dari kerugian tersebut menjadi pasti atau relatif pasti


4. Sarana Menabung
Sarana menabung artinya, uang yang diasuransikan memiliki nilai tunai yang dapat diambil, ini untuk asuransi jenis tertentu seperti whole life atau endowment. Bahkan ada produk asuransi yang sengaja digabungkan dengan investasi, yaitu unitlink.

5. Instrumen pengalihan dan penyebaran risiko
Instrumen pengalihan dan penyebaran risiko, artinya melalui asuransi kemungkinan timbul risiko kerugian dapat dialihkan dan disebarkan kepada pihak penanggung.

6. Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung
Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung, artinya tertanggung yang akan berinvestasi pada suatu bidang usaha bila sebagian risiko investasi (usaha tertanggung) tersebut dapat ditutup oleh asuransi untuk mengurangi risiko.

7. Menjadikan hidup lebih tenang
Menjadikan hidup lebih tenang, artinya karena segala risiko yang dapat diasuransikan telah ada yang menanggung, maka hidup akan terasa lebih tenang dan penuh semangat.

8. Jaminan Kredit
Jaminan kredit maksudnya polis asuransi dapat dijadikan sebagai jaminan kredit (insurance server as a basis of credit) biasanya hanya untuk asuransi jiwa dan sangat selektif pada jenis kredit dan bank tertentu.

Mengenal Bancassurance




Bancassurance adalah suatu bentuk kerjasama antara bank dengan perusahaan asuransi dalam hal memasarkan produk-produk asuransi, termasuk produk asuransi yang digabungkan dengan produk investasi (unit link), serta ragam produk lainnya dan dijual lewat saluran distribusi bank.

Layanan ini dikemas dalam berbagai produk asuransi jiwa yang menawarkan manfaat berdasarkan kebutuhan nasabah bank. Produk-produk yang ditawarkan melalui jalur bancassurance, umumnya memiliki beberapa manfaat di antaranya adalah:
  • Memberikan perlindungan terhadap kelangsungan perencanaan keuangan atau pembayaran kewajiban dari nasabah Bank, apabila terjadi risiko yang dapat mengakibatkan terhentinya hal-hal tersebut.
  • Untuk produk asuransi jiwa yang terkait dengan investasi, selain memberikan perlindungan, produk jenis ini dapat sekaligus memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang dalam bentuk dana investasi. Hasil investasi dapat digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk dana pendidikan, tabungan atau dana hari tua.
Kerja sama antar bank dan perusahaan asuransi dalam bancassurance bervariasi. Namun, secara umum ada tiga kelompok, yakni :
  1. Perjanjian pemasaran (distribution agreement) yaitu kerja sama yang paling      umum dilakukan termasuk di Indonesia.
  2. Perjanjian aliansi strategis (strategic alliance agreement) dan
  3. Kelompok jasa keuangan (financial services group),
Dua bentuk kerja sama yang terakhir ini biasanya mengintegrasikan operasi antara bank di depan dan asuransi di belakang (front and back-end operations) dalam rangka menawarkan produk asuransi kepada nasabah bank.
Biasanya, pola kerja sama ini ditandai dengan penyatuan merek (integrated branding) antara bank dan asuransi. Dalam banyak kesempatan, kerjasama seperti ini tercermin dalam kepemilikan silang antara perusahaan asuransi dan perbankan.

Bancassurance sebagai salah satu metode pemasaran akan memberikan keuntungan dimana nasabah dapat memperoleh layanan produk, baik produk asuransi maupun bank, dalam satu atap. Selain itu, nasabah memperoleh kenyamanan dan kemudahan karena umumnya bank bekerja sama dengan perusahaan asuransi terpilih dibandingkan dengan jika nasabah harus memilih sendiri asuransinya. Nasabah juga mendapatkan standar layanan yang sama dari bank.

Sementara, bagi bank, melakukan aktivitas bancassurance adalah untuk melengkapi produk yang sudah ada, untuk meningkatkan pendapatan nonbunga (fee based income), serta alternative untuk mencari sumber dana karena sudah pasti dana yang disetor oleh nasabah melalui bank yang bersangkutan.

Keuntungan lain, bank dapat melakukan cross selling bagi satu nasabah dengan produk bank yang dimiliki, seperti kartu kredit, kredit pemilikan rumah (KPR), dan kredit pemilikan mobil (KPM), atau deposito, giro, dan tabungan di sisi dana.
Bank diuntungkan dari segi diferensiasi produk, dimana semakin banyak produk yang dimiliki satu nasabah dalam bank tersebut, nasabah akan semakin loyal. Sementara bagi perusahaan asuransi, penjualan melalui bank merupakan potensi yang sangat besar.

Memahami Konsep Asuransi Jiwa



    Sebagaimana diketahui bahwa Asuransi Jiwa mencoba untuk mengurangi dampak kerugian aset yang diderita oleh pemiliknya atau pihak-pihak yang menjadi tanggungan pemilik aset tersebut dengan cara memberikan kompensasi kerugian. 
    Sekarang mari kita lihat bagaimana cara kerja asuransi jiwa dalam memberikan kompensasi kerugian finansial yang timbul akibat sebuah musibah atau risiko. 
    Ide dasar cara kerja Asuransi Jiwa 
    Ide dasar cara kerja Asuransi Jiwa adalah sebuah risiko atau kemungkinan timbulnya kerugian atau kerusakan tidak dapat dihindari, tetapi dampak risiko tersebut dapat diminimalisir.
    Mengelola Risiko 
    Risiko dapat diminimalisir dengan banyak cara, perhatikan cara-cara mengelola risiko di bawah ini:  
    1. Menghindari Risiko 
    Menghindari risiko dapat dilakukan dengan menghilangkan kebiasaan atau kegiatan yang mungkin dapat menimbulkan risiko, contoh seorang pria yang khawatir dengan kanker paru-paru akibat kebiasaannya merokok dapat menghindarinya dengan cara menghentikan kebiasaan tersebut. 
     
    2. Mengendalikan Risiko 
    Mengendalikan risiko dapat dilakukan dengan cara mengurangi frekuensi dan dampak dari kerugian yang mungkin timbul. Contoh seorang pengendara motor harus menggunakan helm dan merawat motornya secara berkala untuk mengendalikan kerugian yang mungkin timbul.  
    3. Menerima Risiko 
    Menerima risiko dilakukan dengan mempertahankan risiko yang ada, contoh seorang mandor di pabrik kimia mungkin tidak merasa perlu untuk membeli asuransi kesehatan atau jiwa karena berpikir dapat menanggung kerugian yang muncul apabila sebuah kecelakaan terjadi.  
    4. Mengalihkan Risiko 
    Mengalihkan risiko dapat dilakukan dengan cara mentransfer risiko dari seorang individu ke sebuah perusahaan, contoh kawatir apabila ia kehilangan kemampuan untuk menghasilkan pendapatan karena meninggal dunia atau kecelakaan, seorang kepala keluarga mungkin akan mengasuransikan jiwanya, melakukan transfer risiko ke perusahaan asuransi jiwa, dengan tujuan menyelamatkan keluarganya dari penderitaan dan kemiskinan dikemudian hari. 
 

 


 

 

 
    Mari kita amati beberapa contoh dari mengelola risiko dalam ungkapan di bawah ini : 
    - "Saya tahu berinvestasi di pasar saham sangat berisiko tetapi dalam hidup ini kita harus mengambil kesempatan yang ada" (menerima risiko
    - "Saya tidak mau membangun sebuah rumah di kota yang sering terjadi gempa" (menghindari risiko
    - "Kita tidak pernah tahu kapan kebakaran akan terjadi jadi saya harus membuat pintu keluar darurat di sini" (mengendalikan risiko
    - "Saya akan meminta anak saya untuk membeli polis asuransi jiwa" (mengalihkan risiko 
    Asuransi jiwa mengelola risiko dengan cara : 
    Memindahkan dampak kerugian dari seorang individu kepada sebuah grup dan membagi kerugian yang dialami oleh individu tersebut kepada seluruh anggota grup. 
    Memindahkan risiko dari seorang individu kepada sebuah grup 
    Mari kita ilustrasikan bagaimana cara asuransi jiwa bekerja dengan sebuah contoh: 
    Kita asumsikan ada 1000 orang yang berusia 50 tahun dan dalam keadaan yang sehat namun perkiraannya 10 orang mungkin akan meninggal dunia tahun ini. Misalnya saja nilai ekonomis kerugian yang ditanggung oleh satu keluarga yang ditinggalkan adalah sekitar 200 juta rupiah, jadi total kerugian 10 keluarga sekitar 2 milyar rupiah. Jika setiap orang dari grup tersebut atau dari 1000 menyumbang 5 juta rupiah pertahun untuk dana bersama, maka dana yang terkumpul sebesar 5 milyar rupiah per tahun. 
    Artinya risiko yang dihadapi oleh 10 orang tadi disebar ke 1000 (seribu) orang yang tergabung di dalam grup tersebut.
    Tahapan Dalam Bisnis Asuransi Jiwa
    Bisnis Asuransi Jiwa seperti yang dilakukan oleh perusahaan Asuransi Jiwa memiliki beberapa tahapan, apa sajakah tahapan tersebut ?
  • Menyatukan  Menyatukan orang-orang dengan kepentingan asuransi yang sama dengan tujuan untuk membagi risiko yang sama. 
  • Mengumpulkan Mengumpulkan dana atau premi dari sekumpulan orang yang telah disatukan tadi 
  • Membayar  Membayar kompensasi atau klaim kepada mereka yang menderita kerugian 
    Dalam bisnis ini risiko-risiko yang dihadapi setiap individu dipindahkan ke pihak penanggung atau perusahaan asuransi jiwa yang setuju untuk mengganti kerugian dalam jumlah tertentu yang disebutkan di dalam kontrak polis.  
    Penetapan Jumlah Premi
    Sebelum menetapkan premi, perusahaan asuransi jiwa harus memperhatikan beberapa faktor. 
     Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan jumlah premi : 
  • Kemungkinan kerugian 
  • Nilai dari setiap kerugian 
  • Biaya Administrasi yang diperlukan untuk menjalankan usaha seperti mengumpulkan premi dari setiap anggota, mengukur kerugian, membayar klaim, dll 
  • Ambang kesalahan yang mungkin timbul saat memprediksi kerugian
  • Dan faktor lainnya seperti finansial, kesehatan, dan faktor-faktor social. 
    Sebuah perusahaan asuransi jiwa harus mempertimbangkan seluruh faktor-faktor tersebut sehingga terhindar dari kerugian, seperti misalnya menentukan jumlah premi yang lebih kecil dari seharusnya.
    Bisnis asuransi jiwa tidak lain adalah saling berbagi, hal ini bertujuan untuk menyebar kerugian yang diderita oleh seseorang ke seluruh anggota grup yang menghadapi risiko yang sama.
    Perusahaan Asuransi Jiwa bertindak sebagai sebuah perwakilan, mengelola dana yang telah dikumpulkan atas nama komunitas grup tersebut.
    Perusahaan Asuransi Jiwa juga harus mengatur sedemikian rupa sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. 
    Tidak semua risiko dapat diasuransikan 
    Di sini perusahaan asuransi jiwa harus mengetahui bahwa tidak semua risiko dapat diasuransikan. 
    Sebuah risiko dapat diasuransikan apabila: 
  • Memungkinkan bagi perusahaan asuransi jiwa untuk menghitung kerugian secara finansial 
  • Terdapat beberapa jenis risiko yang sama 
  • Nilai ekonomis atau jiwa yang diasuransikan dan risiko yang ditanggung memiliki kepentingan asuransi (insurable interest). 
    Memungkinkan bagi perusahaan asuransi jiwa untuk menghitung kerugian secara finansial 
    Contoh bagi seorang pengangguran, seseorang yang tidak memiliki penghasilan dan tidak mampu membayar premi tidak dapat membeli asuransi jiwa. Mengasuransikan sesuatu yang tidak memiliki nilai ekonomi tidak memungkinkan. Dalam hal ini perusahaan asuransi jiwa tidak akan mungkin dapat mengukur risiko tersebut secara finansial, atau premi yang harus dibayarkan oleh satu orang dalam grup sangatlah besar sehingga terlalu mahal. 
    Terdapat beberapa jenis risiko yang sama 
    Contohnya pelaut. Di sebuah Negara yang hanya memiliki transportasi laut dalam jumlah sedikit. Penawaran asuransi transportasi laut hanya akan menimbulkan kesulitan keuangan bagi perusahaan asuransi. Dalam hal ini tidak terdapat banyak orang yang memiliki risiko yang sama sehingga dana yang dikumpulkan atau premi tidak akan mencukupi. 
    Nilai ekonomis atau jiwa yang diasuransikan dan risiko yang ditanggung memiliki kepentingan asuransi (insurable interest) 
    Contoh Suami Isteri, Rekanan Bisnis. 
    Insurable interest adalah sebuah persyaratan yang terdapat didalam kontrak asuransi dimana disebutkan bahwa seseorang akan menanggung kerugian sebagai akibat dari kematian anggota lainnya dan jumlah kerugian tersebut cukup untuk digunakan sebagai kompensasi. 
    Sebagai contoh seorang suami dan isterinya memiliki insurable interest di antara mereka, rekanan dalam bisnis mempunyai  insurable interest diantara mereka. Seorang kreditur memiliki insurable interest dengan seorang debitur. 
    Dalam contoh ini seseorang akan menanggung kerugian yang timbul akibat kematian orang lain.  
    Law of Large Numbers
    Asuransi Jiwa sebagai alat untuk menyebar risiko hanya dapat bekerja apabila perusahaan asuransi jiwa mampu menanggung risiko yang sama dalam jumlah yang besar. Saat perusahaan asuransi jiwa mampu menanggung risiko yang sama dalam jumlah yang besar maka berlakulah hukum Law of Large Numbers ( hukum bilangan besar). 
    Apa yang diatur dalam Law of Large Numbers? 
    Law of Large Numbers menyatakan apabila jumlah eksposur kerugian meningkat maka prediksi kerugian akan semakin mendekati jumlah kerugian yang nyata (actual loss). 
    Penggunaan Law of Large Numbers akan memungkinkan jumlah kerugian untuk diprediksi secara lebih baik. Hal ini sangat penting bagi perusahaan asuransi jiwa karena mereka harus menentukan jumlah premi atau berdasarkan perkiraan kerugian. 
    Kumpulan premi ini nantinya akan digunakan apabila pemegang asuransi mengalami kerugian.