Blog ini dipersembahkan untuk Ayahanda tercinta yaitu H.MU.Suwendi, FSAI, FLMI, MBA

Minggu, 04 Oktober 2015

Asuransi Jiwa Dulu dan Sekarang






Bila ditanya soal Asuransi itu ada sejak kapan…terus terang tidak ada data yang pasti menyebutkan kapan adanya Asuransi Jiwa itu ada di dunia ini. Tapi bila kita melihat rata-rata usia perusahaan Asuransi Jiwa terkemuka, maka kita akan mendapatkan beberapa perusahaan yang memiliki usia yang cukup tua yaitu sekitar diatas 80 Tahun bahkan seabad. Artinya..asuransi jiwa telah ada dan merupakan sebuah industri tertua didunia. Tapi bagaimana dari segi produknya? apakah dari dulu sampai sekarang hanya itu-itu saja yang di jual? Untuk menjawabnya mari kita lihat Produk Asuransi jiwa jaman dahulu (Tradisional) dan produk Asuransi Jiwa saat ini (Modern).
 
PRODUK ASURANSI TRADISIONAL
 
Ada 3 jenis produk Asuransi Jiwa Tradisional :
1. Asuransi Berjangka (Term Insurance), yaitu kontrak asuransi jiwa dimana Uang Pertanggungan dibayarkan hanya jika kematian terjadi dalam periode masa pertanggungan Asuransi Jiwa masih berlaku.
 
2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance), yaitu sebuah asuransi permanen dimana produk ini dirancang untuk menyediakan proteksi seumur hidup tertanggung selama ia menjaga polisnya tetap aktif dengan melalui pembayaran premi polisnya. Selain proteksi meninggal, produk ini juga memiliki elemen tabungan yang dikenal sebagai nilai tunai yang timbul karena sistem preminya tetap.
 
3. Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance), yaitu sebuah produk asuransi jiwa yang dapat dikategorikan asuransi permanen (seumur hidup) tapi didalam produk ini terdapat 2 elemen yaitu elemen proteksi dan elemen tabungan. Proteksi memberikan perlindungan terhadap kematian sedangkan elemen tabungan didalam produk ini lebih tinggi atau besar sehingga produk ini cocok untuk tujuan menabung. Adapun manfaat pada produk ini dibayarkan dengan kondisi berikut :
  • ketika tertanggung meninggal selama jangka waktu asuransi;
  • ketika tertanggung tetap hidup pada saat polis jatuh tempo ; atau
  • ketika tertanggung menebus polisnya dan mengambil nilai tunainya.
 
PRODUK ASURANSI MODERN
Seiring perkembangan jaman khususnya dibidang keuangan dan investasi, dunia asuransipun berinovasi dengan meluncurkan produk asuransi yang dikombinasikan tabungan investasi, sehingga nasabah cukup dengan menyisihkan sejumlah uang yang biasanya ditabung maka nasabah akan mendapatkan selain manfaat proteksi juga sekaligus berparisipasi secara langsung dalam investasi-investasi yang dikelola oleh perusahaan Asuransi. Dan biasanya hasil investasi yang dihasilkan lebih menguntungkan dibandingkan menabung di Bank. Dana yang disetorkan oleh nasabah ditempatkan pada suatu produk dimana akan dipotong untuk biaya asuransi dan sisanya diinvestasikan dalam bentuk unit dari dana terkait. Unit tersebut biasa disebut Unit Link, maka Asuransi Jiwa modern sekarang biasa disebut Asuransi Jiwa Unit Link.
Komponen dalam Asuransi Jiwa Unit Link meliputi
  1. Komponen Perlindungan/Proteksi yang biasanya meliputi proteksi resiko meninggal dunia (baik karena sakit maupun kecelakaan), cacat tetap total dan Asuransi tambahan (rider).
  2. Komponen Nilai tunai Polis yang terkait langsung dengan kinerja investasi. Nilai Polis ini akan berfluktuasi sesuai dengan nilai unit yang dibeli oleh premi.
Dengan adanya Asuransi Jiwa unit link ini masyarakat diberikan sebuah kemudahan serta kepraktisan karena hanya dengan 1 kali mengeluarkan biaya (yang biasanya untuk ditabung) maka masyarakat akan mendapatkan sebuah produk lengkap yaitu Proteksi dan Investasi.

Kenalan dengan Primadona Asuransi Jiwa: UNIT LINK






Setelah melihat perbedaan antara produk asuransi jiwa tradisional dengan produk asuransi modern yaitu unit link maka terlihat bahwa produk di dunia asuransi jiwa sudah berkembang begitu cepat dengan memberikan berbagai kemudahan serta kepraktisan bagi para nasabah. Bayangkan bila masyarakat dulu begitu takut dengan yang namanya Investasi karena takut rugi serta harus memiliki modal besar maka sekarang tidak perlu takut lagi karena sudah ada yang namanya unit link. Unit link menawarkan kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi kedalam investasi-investasi yang dikelola olah perusahaan asuransi yang tentunya akan memberikan keuntungan lebih dari pada menyimpan uang di bank. Selain itu Unit link juga memberikan kesempatan kepada masyarakat berinvestasi dengan biaya yang minim (biasanya dengan hanya Rp. 500.000,- saja kita sudah dapat berinvestasi di unit link). Dan hebatnya…kita sekaligus mendapatkan proteksi lengkap tidak hanya asuransi jiwa. Artinya dengan sekali nabung…kita dapat dobel manfaat. Tepatlah bila Unit Link disebut primadona dunia Asuransi Jiwa
 
Asuransi Jiwa Unit Link merupakan produk yang menggabungkan komponen asuransi dengan dana investasi. Produk ini memberikan kesempatan pemegang polis untuk mendapatkan perlindungan asuransi jiwa sekaligus kesempatan untuk berpartisipasi secara langsung dalam investasi-investasi yang dikelola oleh perusahaan asuransi. Dana yang ditempatkan didalam produk dipotong untuk perlindungan asuransi dan sisanya diinvestasikan dalam bentuk unit. Untuk komponen asuransi jiwa yang terkandung dalam produk unit link ini dapat berbentuk perlindungan asuransi jiwa meninggal wajar maupun karena sakit, meninggal karena kecelakaan, ketidakmampuan (cacat tetap total) serta komponen proteksi lainnya. Biaya asuransi tergantung pada umur dan jumlah pertanggungan.
 
Lalu bagaimana dengan investasinya? Investasi di dalam Asuransi Jiwa Unit tentu saja memiliki nilai. Nilai di dalam polis secara langsung terkait dengan kinerja dana investasinya. Semua atau sebagian uang premi yang diterima oleh perusahaan asuransi jiwa akan digunakan untuk membeli unit di dana investasi. Nilai didalam polis akan berfluktuasi sesuai dengan nilai unit yang dibeli oleh premi. Resiko investasi di Unit Link sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemegang polis dan ada kemungkinan nilai polisnya bisa turun. Bila terjadi penurunan maka nilai tunai dan nilai jatuh tempo (maturity value) akan terpengaruh. Oleh karena itu perlu diingat juga meskipun hasil investasi di Unit Link berpotensi lebih menguntungkan daripada produk asuransi tradisional, resiko berinvestasi di Unit Link juga lebih besar.

Dasar-dasar Asuransi Jiwa



 
Salah satu hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan sebagai orang tua adalah untuk menjamin kesejahteraan keuangan anak-anak Anda dalam hal kematian Anda. Asuransi jiwa adalah cara terbaik untuk menjadi yakinlah bahwa anak-anak Anda akan diurus jika Anda mati. Meskipun kita tidak pernah suka berpikir tentang hal semacam itu terjadi, tapi itu tidak.

Apa Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah kebijakan yang dapat Anda masuk dengan perusahaan asuransi Anda, yang menjanjikan jumlah tertentu untuk penerima Anda (ies) dalam hal kematian Anda. Biasanya, pasangan akan nama pasangan lainnya serta anak-anak mereka sebagai penerima manfaat dari kebijakan tersebut. Sebagai bagian dari perjanjian dengan asuransi jiwa, polis asuransi Anda akan menjadi nilai moneter, bahwa Anda akan kembali, membayar premi bulanan untuk. Premi biasanya tergantung pada usia, jenis kelamin, pekerjaan, riwayat kesehatan dan faktor-faktor lainnya.

Ada jenis lain dari asuransi jiwa yang dapat memberikan manfaat bagi Anda dan keluarga Anda sementara Anda masih hidup. Kebijakan-kebijakan ini dapat bertambah nilai tunai atas dasar pajak tangguhan dan dapat digunakan untuk kebutuhan masa depan, seperti pensiun atau pendidikan anak Anda.

Apakah saya Perlu Asuransi Jiwa

Nafkah memungkinkan Anda dan keluarga Anda untuk melakukan banyak hal. Ia membayar untuk hipotek Anda, membeli mobil, makanan, pakaian, liburan dan banyak kemewahan lain yang Anda dan keluarga Anda menikmati. Namun, situasi tertentu dapat menyebabkan Anda kehilangan pendapatan Anda, dan orang-orang yang bergantung pada Anda juga tergantung pada pendapatan Anda. Jika salah satu pernyataan berikut tentang Anda dan keluarga Anda adalah benar, maka mungkin ide yang baik bagi Anda untuk mempertimbangkan asuransi jiwa.

1) Anda menikah dan memiliki pasangan.

2) Anda memiliki anak-anak yang tergantung pada Anda.

3) Anda memiliki orangtua atau saudara yang menua, atau menonaktifkan dan tergantung pada Anda.

4) Anda memiliki orang yang dicintai dalam hidup Anda bahwa Anda ingin memberikan.

5) 401K pensiun Anda, pensiun dan tabungan tidak cukup untuk menjamin masa depan Anda mencintai seseorang.

Apakah saya Pilihan Asuransi Jiwa

Ada empat tipe dasar asuransi jiwa yang dapat bertemu dengan Anda dan kebutuhan keluarga Anda:

Term Life Insurance

Ini adalah jenis yang paling mahal dari asuransi jiwa, dan setidaknya di awal, paling sederhana. Polis asuransi jiwa berjangka tidak bertambah nilai tunai, dan tetap selama jangka waktu - biasanya satu sampai 0 tahun, dan mereka dapat diperpanjang. Polis asuransi jiwa ini membayar penerima kebijakan Anda jumlah tetap dalam bahkan yang mati dalam periode waktu bahwa kebijakan Anda termasuk. Premi asuransi term life yang terendah ketika Anda masih muda dan peningkatan seiring bertambahnya usia

Whole Life Insurance

Jenis asuransi jiwa adalah sama dengan asuransi jiwa, serta memberikan nilai tunai. Seiring waktu, seluruh asuransi jiwa umumnya membangun nilai tunai atas dasar pajak tangguhan, dan beberapa bahkan membayar itu pemegang polis dividen. Jenis asuransi jiwa adalah populer, doe dengan nilai tunai yang dapat diakses oleh Anda atau penerima manfaat Anda sebelum Anda mati. Digunakan untuk melengkapi dana pensiun, atau untuk membiayai pendidikan anak Anda, seluruh asuransi jiwa harus digunakan untuk perlindungan, bukan untuk akumulasi.

Universal Life Insurance

Jenis asuransi jiwa adalah jenis fleksibel rencana. Kebijakan-kebijakan ini menghasilkan bunga dan memungkinkan pemiliknya untuk menyesuaikan manfaat kematian dan premi untuk situasi kehidupan mereka saat ini. Anda memutuskan jumlah premi untuk asuransi jiwa universal, dan Anda melewatkan pembayaran, ini akan dikurangi dari manfaat kematian Anda. Asuransi jiwa Universal tetap berlaku selama nilai tunai Anda dapat menutupi biaya kebijakan. Angka ini dapat berubah, tetapi mereka tidak pernah bisa jatuh di bawah tingkat minimum yang dijamin saat Anda mendaftar untuk asuransi jiwa universal.

Variabel Asuransi Jiwa

Jenis asuransi jiwa dirancang untuk orang yang ingin mengikat kinerja polis asuransi mereka dengan pasar keuangan. Pemegang polis bisa memutuskan bagaimana uang harus diinvestasikan, dan nilai tunai Anda memiliki kesempatan untuk berkembang lebih pesat. Namun, jika pasar buruk, manfaat kematian polis asuransi jiwa Anda akan menjadi miskin. Seperti asuransi seumur hidup dan asuransi jiwa universal, Anda dapat menarik terhadap nilai tunai. Diingatkan bahwa penarikan dari polis asuransi jiwa ini akan dipotong dari nilai tunai.

Bagaimana saya dapat Simpan Uang Dengan Asuransi Jiwa

Di bawah ini Anda akan menemukan beberapa saran tentang cara untuk menyimpan uang ketika membeli polis asuransi jiwa yang tepat untuk Anda.

1) Jika Anda tidak perlu asuransi jiwa, jangan membelinya. Jangan membeli lebih banyak asuransi yang Anda benar-benar perlu untuk memberikan keamanan finansial bagi keluarga Anda.

2) Toko sekitar untuk kebijakan asuransi jiwa kompetitif-harga saat Anda sehat. Jangan merokok, atau melakukan sesuatu yang bisa meningkatkan tingkat Anda. Mengurus diri sendiri dengan berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan yang moderat dan sehat.

3) Jika Anda membeli polis asuransi jiwa, mencari kebijakan terjamin dan terbarukan. Dengan cara itu Anda tidak perlu secara berkala terus berkeliling untuk kebijakan-kebijakan asuransi jiwa.

4) Anda hanya harus membeli bentuk opsional cakupan seperti pengendara hanya jika diperlukan.

5) Toko sekitar dan membandingkan tarif asuransi jiwa dan cakupan. Ada ribuan perusahaan asuransi jiwa untuk memilih dari. Hal ini disarankan bahwa Anda mendapatkan setidaknya tiga kutipan yang terpisah dari asuransi jiwa, dan kemudian memutuskan mana yang terbaik untuk Anda.

Prinsip-prinsip asuransi


1.    Prinsip-prinsip asuransi
Prinsip Dasar Asuransi
Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasar yang harus dipenuhi, yaitu insurable interest, utmost good faith, proximate cause, indemnity, subrogation dan contribution.
Insurable Interest
Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.
Utmost good faith
Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah : si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas obyek atau kepentingan yang dipertanggungkan.
Proximate cause
adalah suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.
Indemnity
Suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).
Subrogation
Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.
Contribution
Sedangkan adalah hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.
2.    ASURANSI
Asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan/transfer risiko dari satu pihak ke pihak lain dalam hal ini adalah perusahaan asuransi.
Pengertian Asuransi
Menurut KUHD pasal 246 disebutkan bahwa "asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu".
Pengertian asuransi yang lain adalah merupakan suatu pelimpahan risiko dari pihak pertama kepada pihak lain. Dalam pelimpahan dikuasai oleh aturan-aturan hukum dan berlakunya prinsip-prinsip serta ajaran yang secara universal yang dianut oleh pihak pertama maupun pihak lain.
Dari segi ekonomi, asuransi berarti suatu pengumpulan dana yang dapat dipakai untuk menutup atau memberi ganti rugi kepada orang yang mengalami kerugian.
Manfaat Asuransi
Disamping sebagai bentuk pengendalian risiko (secara finansial), asuransi juga memiliki berbagai manfaat yang diklasifikasikan ke dalam : fungsi utama, fungsi skunder dan fungsi tambahan.
Fungsi utama asuransi adalah sebagai pengalihan risiko, pengumpulan dana dan premi yang seimbang. Fungsi skunder asuransi adalah untuk merangsang pertumbuhan usaha, mencegah kerugian, pengendalian kerugian, memiliki manfaat sosial dan sebagai tabungan. Sedangkan fungsi tambahan asuransi adalah sebagai investasi dana dan invisible earnings.
Resiko
Pengertian 'risiko' dalam asuransi adalah "ketidakpastian akan terjadinya suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis".
Pengertian Resiko
Menurut KUHD pasal 246 disebutkan bahwa "asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu".
Pengertian asuransi yang lain adalah merupakan suatu pelimpahan risiko dari pihak pertama kepada pihak lain. Dalam pelimpahan dikuasai oleh aturan-aturan hukum dan berlakunya prinsip-prinsip serta ajaran yang secara universal yang dianut oleh pihak pertama maupun pihak lain.
Dari segi ekonomi, asuransi berarti suatu pengumpulan dana yang dapat dipakai untuk menutup atau memberi ganti rugi kepada orang yang mengalami kerugian.
Bentuk-bentuk risiko
Bentuk-bentuk risiko antara lain risiko murni, risiko spekulatif, risiko partikular dan risiko fundamental.
·         Risiko murni adalah risiko yang akibatnya hanya ada 2 macam: rugi atau break even, contohnya pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
·         Risiko spekulatif adalah risiko yang akibatnya ada 3 macam: rugi, untung atau break even, contohnya judi.
·         Risiko partikular adalah risiko yang berasal dari individu dan dampaknya lokal, contohnya pesawat jatuh, tabrakan mobil dan kapal kandas.
·         Risiko fundamental adalah risiko yang bukan berasal dari individu dan dampaknya luas, contohnya angin topan, gempa bumi dan banjir.

Apakah semua risiko dapat diasuransikan?
Tidak semua risiko dapat diasuransikan. Risiko-risiko yang dapat diasuransikan adalah : risiko yang dapat diukur dengan uang, risiko homogen (risiko yang sama dan cukup banyak dijamin oleh asuransi), risiko murni (risiko ini tidak mendatangkan keuntungan), risiko partikular (risiko dari sumber individu), risiko yang terjadi secara tiba-tiba (accidental), insurable interest (tertanggung memiliki kepentingan atas obyek pertanggungan) dan risiko yang tidak bertentangan dengan hukum.

3.    Perbedaan asuransi dengan aktivitas-aktivitas lain
1.      Perbedaan asuransi Jiwa dengan Tabungan

Asuransi Jiwa 
         Besarnya uang yang akan diterima dapat ditentukan sendiri oleh pemegang polis pada saat perjanjian dibuat
·         Adanya unsur keharusan (wajib) untuk membayar premi secara teratur
·         Berapa besarnya premi yang harus dibayar sudah ditetapkan berdasarkan peritungan aktuaria, termasuk juga waktu pembayarannya
·         Terdapat fungsi proteksi finansial, yaitu jaminan terima uang yang pasti, sesuai dengan perjanjian
·         Pada saat tertanggung meninggal dunia jumlah uang yang diterima sudah pasti, meskipun baru membayar premi yang lebih kecil
·         Bersifat kolektif, semua untuk satu kebebasan terbatas
Tabungan
·         Besarnya uang yang akan diterima tergantung pada kemauan penabung, kalau kemauannya makin besar, yang akan diterima makin tinggi
·         Tidak ada unsur keharusan dalam menabung, suka rela, boleh menabung boleh tidak
·         Besarnya uang yang ditabung setiap kali menabung tidak tetap, tergantung kemauan penabung
·         Tidak terdapat fungsi proteksi terhadap risiko
·         Besarnya uang yang diterima tergantung pada jumlah tabungan ditambah bunga
·         Bersifat individu dan bebas
2.      Perbedaan Asuransi dengan Perjudian
Asuransi
·         Bertujuan mengurangi risiko yang sudah ada
·         Bersifat sosial terhadap masyarakat, dapat memberikan keuntungan-keuntungan tertentu kepada masyarakat
·         Besarnya risiko dapat diketahui dan dapat diukur kemungkinan besarnya
·         Kontraknya tertulis dan mengikuti kedua belah pihak
Perjudian
·         Risiko semula belum ada dan baru muncul sesudah orang ikut berjudi
·         Bersifat tidak sosial, bisa mengacaukan rumah tangga/masyarakat
·         Besarnya risiko tidak dapat diketahui dan tidak dapat diukur kemungkinannya
·         Kontrak tidak tertulis dan realisasinya tergantung itikad baik masing-masing pihak yang terlibat
3.      Perbedaan Asuransi dengan Spekulasi
Asuransi
·         Kontrak persetujuannya adalah pertanggungan
·         Risiko yang ditangani adalah kerugian yang mungkin timbul
·         Transaksi asuransi bagaimanapun juga lebih menguntungkan (operasinya berdasarkan hukum bilangan besar), sehingga dapat mengurangi risiko yang ada
Spekulasi
·         Kontrak persetujuannya adalah jual-beli
·         Risiko yang ditangani adalah kemungkinan perubahan harga
·         Risiko tidak berkurang, hanya berpindah kepada orang lain yang sanggup menanggung risiko tersebut

4.      Perbedaan Asuransi dengan Bonding
Asuransi
·         Meliputi dua pihak utama
·         Pihak penjamin tidak mempunyai hak menagih kembali kepada tertanggung
·         Tujuan utamanya menyebarkan kerugian diantara sesama kelompok tertanggung
·         Sifat risikonya menutup kerugian seseorang, tanpa harus mengenal secara pribadi tertanggung
·         Kontrak dapat dibatalkan oleh penganggung bila tertanggung tidak memenuhi perjanjian
Bonding
·         Meliputi tiga pihak utama
·         Pihak penjamin/surety mempunyai hak menagih kepada principal terhadap apa yang telah dibayarkan kepada obligee
·         Fungsi utamanya peminjaman/kredit dari surety kepada principal untuk mendapatkan bunga
·         Sifat risikonya menjaminkejujuran dan kemampuan seseorang, jadi surety harus mengenal princioal secara pribadi
·         Surety tidak dapat membatalkan kontraknya, meskpun principal tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada surety, surety tetap bertanggung jawab penuh atas kewajibannya terhadap obligee.
5.      Perbedaan Asuransi Jiwa dengan Anuitas
Asuransi Jiwa
·         Tujuan memperkecil risiko, yaitu risiko keuangan yang mungkin timbul
·         Memberi jaminan bila seseorang meninggal dunia sebelum saat tidak mampu mencari penghasilan (pensiun)
·         Makin lama tertanggung hidup, makin menguntungkan perusahaan asuransi (dapat menunda pembayaran kembali premi)
Anuitas
·         Tujuannya untuk membentuk dana yang dapat digunakan di hari tua nanti
·         Memberi jaminan bila seseorang belum meninggala dunia pada saat sudah tidak mampu mencari penghasilan
Makin lama orang yang bersangkutan hidup, makin merugikan penyelenggara anuitas, sebab makin besar pembayaran kepada yang bersangkutan.
4.    Resiko pihak penanggung
Penanggung adalah pihak yang berkewjiban memberikan prestasi, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi. hak dan kewajiban yang dimiliki oleh penanggung dalam perjanjian asuransi, adalah bahwa penanggung berhak untuk menerima premi dari tertanggung sebagai kontra prestasi atas pemberian perlindungan oleh penanggung terhadap resiko kerugian yang akan dialami oleh tertanggung.
5.    Resiko pihak tertanggung
Tertanggung yakni pihak yang menerima perlindungan dari penaggung, sama halnya dengan penggung tertanggung juga memiliki hak dan kewajiban, yakni kewajiban tertanggung adalah membayar premi asuransi dan hak yang akan diperoleh adalah tertanggung berhak mendapatkan ganti rugi atas resiko yang menerimanya dari penanggung.